Pagi Mikael’s
Hari ini saya dikejutkan dengan salah satu portal berita dunia maya detik.com yang mengadakan lomba blog untuk mereview video terbaru dari penyanyi Indah Dewi Pertiwi. Hadiahnya pun cukup menarik, 1 buah ipad dan 3 buah blackberry. Lomba Blog sekarang menjadi ajang yang cukup ramai dan sering diadakan. Selain biaya yang amat murah, lomba ini pun dapat membantu mem-branding si pembuat lomba. Hal ini sudah kerap dilakukan oleh beberapa produsen-produsen produk yang ingin membentuk opini publik tentang produk mereka. Belum ada satu bulan ini, saya menemui ada lomba blog dari Axioo yang mengeluarkan notebook baru, ada juga lomba blog dari telkomsel, lomba blog dari PIN (Pekan Informasi Nasional), dan mungkin masih banyak lagi event-event lomba blog di negeri ini yang belum saya ketahui. Kenapa mereka memilih lomba blog, sebagai event, khususnya (biasanya) untuk promote produk mereka?
Blog mulai dikenal di era tahun 2000-an, dan mulai amat dikenal masyarakat umum sekitar tahun 2005, dan mulai menjadi hal umum saat diadakan pesta blogger pertama tingkat nasional di 2007. Saat itu mulai banyak dikenal blog-blog yang eksis dan melahirkan person-person sebagai selebriti blogger seperti Ndoro Kakung, Pamantyo, Raditya Dika, dll. Dan hingga tahun ini, sejalan dengan meledaknya web tipe 2.0, blog pun menjadi salah satu sisi dunia maya yang ikut bersinar. Content Management System dengan format mirip blog seperti wordpress pun mulai merajai dunia web 2.0. Tidak hanya web blog yang menggunakan CMS wordpress, website-website umum pun banyak sekali yang menggunakan CMS wordpress. Dunia web yang dahulu menjadi hal yang sulit dan tak terjangkau oleh masyarakat umum, sekarang dijembatani dengan amat mudah melalui kehadiran blog.
Blog pun menjadi salah satu media opini terbesar dan terbebas di jaman ini. Opini-opini yang dilahirkan blog-blog kerap dijadikan acuan sebagai opini publik yang paling murni. Isi blog sungguh subyektif dan obyektif. Subyektif sebagai opini pribadi, obyektif sebagai opini tanpa tendensi. Itulah kenapa, blog disebut juga citizen jurnalism. Jurnalisme masyarakat, yang lahir dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Keunggulan inilah yang mulai dilirik banyak produsen/ pengusaha-pengusaha. Blog adalah salah satu media iklan yang murah dan efektif! Bayangkan jika memasang iklan di televisi selama 2 menit/ memasang iklan di media massa sebesar satu halaman penuh, dan bandingkan dengan membuat lomba blog dengan hadiah hanya 1 buah ipad! Saat kita membuat iklan di media massa, hanya ada satu iklan tentang produk kita. Namun, jika kita membuat sebuah lomba blog, akan ada ratusan bahkan mungkin ribuan blog yang akan mereview produk kita dan ramai-ramai mengatakan keunggulan produk kita. Dan saat seseorang menuliskan nama produk kita di Search Engine seperti google, maka yang keluar adalah review-review baik tentang produk kita. Mudah dan efektif untuk 4,5 juta pelanggan internet di Indonesia dan 2,7 juta total blogger di seluruh Indonesia.
Terlepas dari blog, social media pun mulai menjadi sasaran bagi para marketer sebagai lahan promosi mereka. Di Indonesia, pemakai facebook ada 30,1 juta orang (terbesar no 2 di dunia); pemakai twitter ada 6,2 juta orang (dengan aktivitas tweeting no. 1 di dunia di atas amerika dan brazil); hal ini tentu mulai menjadi sasaran empuk bagi para marketer untuk memasarkan produk mereka. Beberapa seleb twitter pun sudah ada yang dibayar untuk menulis status tentang produk tertentu.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat, baik untuk mulai dilirik oleh pengusaha-pengusaha/ produsen-produsen barang-barang jadi. Salah satunya internet, wajar jika mulai banyak digunakan untuk media promosi. Selain murah, internet juga mampu menghilangkan jarak dan waktu dari orang ke orang. Bagaimana, anda tertarik untuk promosi di blog/ social media? Lakukan sekarang, sebelum era web 4.0 datang dan anda semakin tertinggal.
Related posts:




