Humaniora Mahasiswa

Selamat pagi Mikael’s,

Setelah hampir satu tahun saya lepas dari status “mahasiswa” ATMI, saya menemukan beberapa punctum-punctum menarik tentang kehidupan mahasiswa ATMI dengan sudut pandang baru. Mahasiswa ATMI beberapa tahun ini memiliki keunikan, mereka adalah mahasiswa-mahasiswa teknik yang sangat tertarik pada hal-hal non-teknik. Sebut saja, sisi-sisi humaniora mereka cukup besar. Mulai dari beberapa kegiatan beberapa tahun terakhir, hingga semboyan-semboyan, ucapan-ucapan mereka pun lebih menunjukkan ketertarikan di bidang humaniora.

kegiatan softskill mahasiswa ATMI

Kata humaniora diambil dari bahasa Latin humanior yang artinya lebih manusia/ lebih manusiawi. Bidang humaniora diartikan sebagai pengetahuan/ bidang yang membuat manusia lebih manusiawi/ manusia lebih berbudaya. Humaniora adalah hal-hal di luar ilmu pengetahuan/ disiplin ilmu yang kita jalani, humaniora adalah pengetahuan yang membuat manusia semakin manusiawi, mampu menemukan kebenaran dalam hidup, mampu berekspresi sesuai kehendak hati, mampu memilah baik-buruk dan mampu berperilaku sebagai manusia. Banyak hal yang mampu mempengaruhi humaniora seseorang, yakni budaya hidup seseorang, lingkungan, pengetahuan yang diserap, dan lain-lain. Humaniora memberi nilai harmoni pada pendidikan seseorang. Tidak hanya menciptakan manusia robot yang berotak dan berotot, tetapi memiliki hati dan belas kasih. Pendidikan humaniora dalam sehari-hari dilakukan dengan berorganisasi, berdisiplin diri, berkreasi, membaca dan menulis, ekspresi diri, dan lain-lain.

Dahulu pernah ada kekhawatiran, mahasiswa ATMI itu akan menjadi manusia yang gila kerja, dan tidak memiliki soft skill humaniora dalam menjalani kehidupan. Kehidupan perkuliahan yang statis, teratur dan ketat ditakutkan menjadi penurunan pendidikan humaniora pada diri masing-masing mahasiswa. Sehingga, diadakan kegiatan-kegiatan seperti retret, LKTD, LKTM, LKTA sebagai penunjang pendidikan humaniora di ATMI. Dan sekarang, sisi humaniora mahasiswa rasanya sangat cukup, tinggal kita menunggu hasilnya beberapa tahun lagi, apakah mereka menjadi alumni yang baik dengan bekal sisi humaniora yang cukup kental.

Sebagai institusi pendidikan, ATMI tetap seharusnya memperhatikan pendidikan humaniora. Meskipun displin ilmu yang diberikan adalah ilmu teknik manufaktur, tetapi yang dididik adalah seorang manusia yang memiliki kewajiban dan hak untuk mengerti dan menjadi manusia yang sebaik-baiknya. Hal ini juga perlu disadari para insan pendidik di ATMI bahwa nilai-nilai hidup manusia juga layak dan baik untuk dimasukkan disetiap perkataan dan perbuatan mereka dalam proses belajar-mengajar. Toh, dengan kesadaran tinggi sebagai manusia, para mahasiswa akan mengerti dan menyadari betapa penting disiplin ilmu pendidikan mereka untuk melanjutkan hidup di masa depan. Humaniora itu akan membantu, mensinergi dan bahu membahu menjadikan manusia yang utuh.

indra wardana

Student, blogger, marketer dan engineer. Pernah bermimpi menjadi seorang musician. ATMI angkatan 40.

Website - Twitter - More Posts

No related posts.


Blog, Citizen Jurnal

Pagi Mikael's Hari ini saya dikejutkan dengan salah satu portal berita ...

Humaniora Mahasiswa

Selamat pagi Mikael's, Setelah hampir satu tahun saya lepas dari status ...

Lorem Ipsum III

Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem ...

Lorem Ipsum II

Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem ...

Lorem Ipsum 1

Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit ...

Blog, Citizen Jurnal

Pagi Mikael's Hari ini saya dikejutkan dengan salah satu portal berita ...

Humaniora Mahasiswa

Selamat pagi Mikael's, Setelah hampir satu tahun saya lepas dari status ...

Lorem Ipsum III

Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem ...

Lorem Ipsum II

Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem ...

Lorem Ipsum 1

Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit ...